6 Cara Mengatasi Social Battery – Setelah melewati momen penuh kehangatan bersama keluarga besar saat lebaran, sebagian orang kemungkinan merasa lelah secara emosional.
Intensitas interaksi sosial yang tinggi dapat membuat sebagian orang merasa kewalahan. Fenomena ini di kenal dengan istilah social battery low.
Psikolog klinis dari Universitas Augsburg Dr. Laurie Helgoe menjelaskan, kelelahan sosial adalah hal yang wajar terjadi setelah banyak berinteraksi.
“Ketika berinteraksi dengan orang lain, kamu memproses banyak informasi sekaligus. Tidak heran jika merasa kewalahan atau sulit untuk rileks setelahnya,”ujarnya, seperti di lansir Vogus India, Jumat (4/4/2025).
Contoh : 5 Daerah Tujuan Mudik Terbanyak 2025, Jawa Masih Mendominasi
Cara Mengatasi Social Battery Low Setelah Silaturahmi Lebaran
Lantas, bagaimana cara mengatasi social battery low pasca lebaran? simak penjelasan lengkapnya.
1. Beri Ruang Untuk Menyendiri
Langkah pertama adalah mengenali sinyal tubuh bahwa kamu butuh waktu sendiri. Memberikan waktu tenang untuk diri sendiri bisa membantu mengembalikan energi yang habis.
Psikiater sekaligus Chief Medical Officer di SonderMind Dr. Doug Newton menyarankan untuk memprioritaskan istirahat, nutrisi, dan olahraga.
“Ini bukan soal egois. Menyisihkan waktu untuk diri sendiri bisa membantu kamu menjadi anggota keluarga atau teman yang lebih baik,”kata Newton, di sadur dari Newsweek.
2. Terlibat dalam Aktivitas Relaksasi yang Disukai
Helgoe mengimbau untuk merelaksasi pikiran dengan melakukan aktivitas yang di gemari.
Membaca novel, menonton film favorit, atau bermain game santai bisa menjadi cara untuk melepaskan diri dari tekanan sosial.
“Melarikan diri sejenak ke dunia fiksi dapat memberi otak kesempatan untuk pulih dari realitas yang melelahkan,” kata Helgoe.
3. Habiskan Waktu di Alam
Bagi sebagian orang, berada di ruang terbuka hijau bisa sangat menenangkan. Melihat alam yang hijau dan menghirup udara yang segar bisa merelaksasi tubuh.
Helgoe menganjurkan untuk berjalan santai di taman atau hanya duduk menyendiri di bawah pohon bisa menurunkan stres dan memberi ketenangan.
“Gerakan fisik ringan di alam bisa menjernihkan pikiran dan membantu tubuh memulihkan energi sosialnya,” ungkapnya.
4. Lakukan Detoks Sosial
Jika merasa lingkungan sosial kamu menjadi pemicu kelelahan, lakukan detoks sosial.
Psikiater dan pendiri SohoMD Dr. Edward Ratush menyarankan untuk mengambil jeda dari orang-orang yang terasa menguras energi.
Langkah ini bisa menghindari munculnya energi negatif akibat kelelahan bersosialisasi.
“Identifikasi siapa yang perlu dijauhi sementara waktu, lalu secara bertahap temui kembali orang-orang yang memberikan energi positif. Dengan begitu, kamu bisa mulai memulihkan diri dan menjaga kesehatan mentalmu agar lebih seimbang. Menghindari interaksi dengan orang-orang yang memberi dampak negatif akan memberi ruang bagi dirimu untuk lebih fokus pada kebahagiaan dan kesejahteraan. Perlahan, kamu akan menemukan kembali semangat hidup yang mungkin sempat hilang, dan yang terpenting, kamu akan merasa lebih kuat untuk menghadapi tantangan hidup. Jangan ragu untuk memberi jarak pada hubungan yang merugikan, karena itu adalah langkah penting menuju pertumbuhan pribadi yang lebih baik.” jelasnya.
5. Bangun Kembali Interaksi Secara Bertahap
Jika kamu mulai rindu berkumpul tapi belum siap untuk keramaian, mulailah dari hal kecil.
Misalnya, bercengkrama bersama satu dua teman dekat atau menonton film bareng tanpa banyak bicara. Hal-hal sederhana seperti ini bisa memberi kamu waktu untuk bersantai dan merasa nyaman tanpa tekanan, sehingga perlahan-lahan kamu bisa kembali merasa lebih tenang dan terhubung dengan diri sendiri. Aktivitas ringan seperti ini juga memungkinkan kamu untuk menikmati momen kebersamaan tanpa harus terlibat dalam percakapan yang menguras energi. Terkadang, kehadiran orang yang tepat tanpa kata-kata sudah cukup untuk memberikan rasa kedamaian. Ini adalah kesempatan untuk memperbaharui ikatan emosional dengan orang-orang yang memberi pengaruh positif tanpa merasa terbebani.
Dengan begitu, kamu tetap terhubung tanpa harus memaksakan energi sosial yang belum sepenuhnya pulih.
6. Berbaik Hatilah Pada Diri Sendiri
Mengutamakan kenyamanan diri dan pikiran adalah bagian penting untuk mengembalikan energi setelah bersosialisasi saat lebaran.
Lakukan perubahan kecil yang bisa berdampak bisa untuk pikiran dan mental kamu. Dengan langkah sederhana, kamu bisa perlahan mengisi kembali energi sosial tanpa tekanan berlebih.
“Mulailah dari hal kecil, seperti berjalan-jalan singkat atau mengurangi waktu layar sebelum tidur,”jelas Newton.